Persamaan akutansi dan pencatatan transaksi pada akutansi merupakan hal dasar yang harus kita pahami, setelah sebelumnya saya menjelaskan tentang konsep biaya pada akutansi, maka kali ini saya akan menjelaskan yang lebih lengkap lagi mengenai persamaan akutansi dan kaidah atau cara pencatatan transaksi secara detail beserta contoh-contohnya.


Persamaan Akutansi

Rumus persamaan akutansi dalam IFRS adalah seperti kolom berikut :

 

ASSET  = LIALIBILITIES + OWNER EQUITY
HARTA = AKTIVA + EKUITAS PEMILIK

contoh :

contoh persamaan akuntansi

Asset

Asset (dalam bahasa Inggris) atau jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia adalah harta merupakan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Asset dapat berupa benda fisik seperti mobil, gedung, dll ataupun non-fisik seperti paten, lisensi, dan merek dagang.

Apa sih contoh sumber daya yang dimiliki perusahaan? Contoh sumber daya yang dimiliki perusahaan adalah sebagai berikut :

  • Cash atau Uang Cash
  • Equipment atau peralatan
  • Land, Building, Car, etc

Cash, Equipment, Land, Building, etc nantinya akan dijadikan akun dalam sebuah jurnal akutansi. Akun tersebut merupakan jabaran dari Asset .

Lialibitlites

Lialibilities (dalam bahasa Inggris) atau aktiva dalam bahasa Indonesia merupakan hutang perusahaan terhadap pihak kreditor.

Apa sih contoh dari lialibilities? Contoh lialibilities adalah Account Payable. Account Payable adalah akun dimana berisi utang perusahaan. Misalkan, jika perusahaan membeli equipment (peralatan) secara kredit (berhutang) maka akan dicatat pada Account Payable .

Owner Equity

Owner Equity atau Ekuitas Pemilik , nantinya yang akan dicatat dalam Owner Equity adalah segala sesuatu yang akan mempengaruhi penurunan atau peningkatan modal ekuitas pemilik.

Ekuitas merupakan hak pemegang saham terhadap asset bisnis.

Akun-akun pada Owner Equity kurang lebihnya sbb :

  • Share Capital atau modal
  • Dividens atau saham
  • Revenue atau Pendapatan
  • Expense atau Termasuk biaya sewa, biaya beli peralatan, gaji, dan biaya lain-lain

Pada akun diatas yaitu modal, saham, pendapatan, dan biaya-biaya sangat mempengaruhi ekuitas pemiliki (owner). Misalkan, jika pendapatannya tinggi modal tinggi namun saham dan biaya-biaya rendah maka berarti pemilik perusahaan terebut mengalami peningkatan pendapatan, begitupun sebaliknya.


Sebagai contoh akun-akun untuk menjurnal transaksi akuntansi dapat dikelompokkan sebagai berikut :

  1. Asset
    11 Cash atau uang cash
    12 Account Receivable atau akun penerimaan
    14 Supplies atau bahan baku
    15 Prepaid Insurance atau Asuransi dibayar dimuka
    17 Land atau tanah
    18.
    Office Equipment / Peralatan kantor
  2. Lilalibilities
    21 Account Payable / Akun hutang
    23 Unearned Rent / sewa diterima dimuka
    24 Notes Payable /wesel bayar
    25 Wages Payable / hutang gaji
    26 Unearned Revenues / Pendapatan dibayar dimuka
  3. Equity
    31 Share capital Ordinary / modal saham
    32 Retained Earnings / saldo laba
    33
    Dividens / pembagian keuntungan ke pemegang saham
  4. Revenues
    41 Fees Earned / pendapatan yang diterima
    42 Rent Revenue / Pendapatan sewa
    43
    Commision Revenue
    44 Fares Earned
  5. Expense
    51 Wages Expense / biaya gaji
    52 Rent Expense / biaya sewa
    53 Utilities Expense / biaya perlengkapan
    54 Supplies Expense / biaya bahan baku
    59 Miscelaneous expense / biaya lain-lain

Note : Pada saat terjadi transaksi, kita harus mencatat transaksi tersebut kedalam akun yang sesuai. misalkan membayar gaji karyawan $25.000, maka kita catat diakun wages expense. akun akunnya dapat kita lihat seperti diatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *