konsep akutansi IFRS
apa itu konsep akutansi berdasarkan IFRS

Sudah menjadi keprcayaan umum bahwa pasar modal global akan mendapatkan banyak keuntungan dengan standar akutansi yang seragam karena dengan standar akutansi yang seragam maka investor atau pengguna lain dapat dengan mudah membandingkan kondisi finansial antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Oleh karena itu, IASB (International Accounting Standarts Board) akhirnya membentuk satu set standar laporan keuangan internasional yang disebut IFRS dengan memperhatikan masukan dari SAC (Standarts Advisory Committee).

IFRS (International Financial Reporting Standarts) atau Standar Laporan Keuangan Internasional adalah prinsip akutansi keuangan yang telah digunakan oleh sekitar 200 negara dan yuridiksi didunia dengan beberapa perubahan yang dilakukan untuk disesuaikan dengan negaranya masing-masing. Hal ini berdasarkan survey dari IFRS Foundation.

 

Sebenarnya selain konsep akutansi IFRS, ada konsep akutansi lain yaitu US GAAP (Generally Accepted Accounting Principles) dan PSAK (Pernyataan Standar Akutansi Keuangan).

US GAAP (Generally Accepted Accounting Principles) adalah kumpulan konsep, peraturan, atau metode kira-kira 17.000 halaman yang dipilih dan diterima di Amerika sebagai prinsip akutansinya.

Sedangkan, PSAK (Pernyataan Standar Akutansi Keuangan) merupakan standar yang berlaku di Indonesia yang ditetapkan oleh IAI (Ikatan Akutansi Indonesia ). IAI sendiri didirikan pada 23 Desember 1957.

Namun, untuk saat ini IAI ( Ikatan Akutansi Indonesia ) telah melakukan konversi dari prinsip PSAK ( Pernyataan Standar Akutansi Keuangan ) ke Prinsip IFRS ( Internatinal Financial Reporting Standarts ) dan diharapkan 2012 mulai diterapkan baik oleh seluruh entitas bisnis maupun pemerintahan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *